PSI Usulkan Pemprov DKI Bina Jukir Liar di Minimarket Jakarta Jadi Relawan Parkir

Wakil Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta August Hamonangan, mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membina juru parkir liar di minimarket daripada hanya melakukan penertiban.

Menurut August, nasib para jukir liar yang ditertibkan juga perlu dicarikan solusi. Sebab, para jukir liar sirna mata pencahariannya pengaruh penertiban yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta.

“Kita juga punya kewajiban tata krama kepada slot77 login jukir liar yang jadi pengangguran, apalagi mereka warga Jakarta,” kata August dalam keterangan tertulis, dikutip Pekan (12/5/2024).

Oleh sebab itu, August minta jajaran Pemprov DKI Jakarta juga memikirkan nasib jukir liar di minimarket pasca penertiban. Ia menyebut, jukir liar yang dibina bukan tak mungkin bisa dihasilkan relawan parkir.

Relawan parkir, lanjut August, tak diperbolehkan untuk menagih tarif parkir kepada pengendara yang berbelanja di minimarket. Tetapi, diperbolehkan menerima uang tips dari pengendara yang memberikan secara sukarela.

“Jadi sebaiknya mereka dibina menjadi relawan parkir yang tak menagih, tapi bisa menerima uang jasa atau tips sebab telah berjasa memegang dan menjaga kendaraan pelanggan dengan berlaku sopan serta menghasilkan keamanan,” kata ia.

August menerangkan, pada dasarnya memarkirkan kendaraan di minimarket memang tak boleh dipatok tarif. Pasalnya, ujar August, pengelola suatu minimarket tak menyetor retribusi parkir kepada pemerintah.

“Beda dengan mal dan gedung yang bisa memungut tarif parkir tapi dengan konsekuensi mereka seharusnya membayar retribusi ke Pemda,” ucap ia.

Polisi Siap Tolong Tertibkan Parkir Liar
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengungkapkan, pihaknya siap menolong Pemprov DKI Jakarta untuk menertibkan parkir liar di sejumlah minimarket. Menurut Latif, persoalan parkir liar di Jakarta bisa dipecahkan dengan melibatkan segala pihak, termasuk warga Jakarta.

“Sebenarnya tak susah, sungguh-sungguh mudah. Ini kan tanggung jawab kita bersama untuk melakukan itu. Siapa, masyarakat bisa melakukan pengawasan bila memang merasa dirugikan laporkan kepada pihak Kepolisian,” kata Latif diinfokan dari Antara, Jumat (10/5/2024).

“Pasti (tolong), jadi gini ya persoalan parkir liar ini persoalan ketertiban lazim, dalam artian tugas dan tanggung jawab kita bersama, ” tambah ia.

Latif juga minta, masyarakat turut menolong dan mengawasi penertiban parkir liar di Jakarta. Kecuali itu, kata Latif, pihaknya juga akan akan melakukan patroli di sejumlah tempat yang berpotensi menjadi lahan parkir liar.

“Kecuali itu pengawasan juga akan melibatkan segala komponen masyarakat dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kepolisian dan manajemen perusahaan minimarket itu sendiri,” ucap Latif.