Keluarga Ungkap Aktivitas Terakhir Habib Hasan bin Ja’far Assegaf Sebelum Meninggal Dunia

Meninggalnya Habib Hasan bin Jafar Assegaf memberikan duka kepada masyarakat muslim dan keluarganya. Sebelum meninggal dunia, keluarga sempat membawa Habib Hasan ke rumah sakit untuk menerima pertolongan kesehatan.

Adik Kandung Habib Hasan, Habib Abdullah mengatakan, Habib Hasan sebelum meninggal sempat melakukan tadarus bersama muridnya. Setelah melakukan salat subuh, Habib Hasan sempat beristirahat di kediamannya.

“Sekitar pukul 08.00 WIB, Habib Hasan sempat terbangun melakukan salat dhuha,” ujar Habib Abdullah, Rabu (13/3/2024).

Setelah melakukan salat dhuha, Habib slot spaceman Hasan sempat menikmati lemas dan keluarga sempat menyangka pingsan. Mengenal hal tersebut, Habib Hasan sempat dilarikan ke rumah sakit namun setibanya pihak rumah sakit memberikan kabar Habib Hasan sudah meninggal dunia.

“Sempat dibantu dengan pompa jantung selama 10 menit dan dipastikan tidak ada,” sebut Habib Abdullah.

Saat meninggal dunia, Habib Abdullah dalam kondisi berpuasa dan diduga terkena serangan jantung. Habib Abdullah sempat menanyakan hal tersebut dikarenakan terdapat riwayat jantung dari orang tua.

“Dokternya bilang datang ke situ sudah tidak ada,” terang Habib Abdullah.

Merasa Lemas Usai Salat Dhuha

Meninggalnya Habib Hasan terkesan demikian itu pesat dan sempat mengungkapkan lafaz Allah ketika menikmati lemas usai salat dhuha. Tiap tarikan nafas, Habib Hasan senantiasa mengungkapkan lafaz Allah.

“Kata terakhir lafadz Allah dan seketika dibawa ke rumah sakit, kita sangkanya pingsan karena ngga ada, pingsan. Kita berharap tanya, taunya sudah ngga ada,” terang Habib Abdullah.

Habib Hasan tidak pernah mengeluhkan soal gangguan kesehatan kepada Habib Abdullah. Masih teringat di benak Habib Abdullah, sempat melakukan buka puasa bersama dengan Habib Hasan dan orang tuanya di Bogor.

Hari Selasa masih buka puasa bersama bareng. Kultur kita satu hari puasa itu pasti kumpul di rumah Umi di Bogor, itu ngga pernah terlewati sampai kemarin, jadi memang ceria tidak ada yang tahu,” kata Habib Abdullah.

Habib Abdullah sempat menerima pesan dari Habib Hasan pada kemarin malam untuk menjaga si kecilnya dan majelis taklim seandainya Habib Hasan sudah tiada. Melainkan pesan tersebut seakan mengagetkannya ketika mengenal kakaknya sudah meninggal dunia sesudah memberi pesan tersebut.

“Pesan untuk jaga si kecilnya Atoz, jaga Ali, jaga majelis taklim seandainya saya tidak ada. Melainkan kita tidak ada yang nyangka untuk secepat ini,” sedih Habib Abdullah.

Sempat Menjadi Imam Salat Tarawih
Sebelum meninggal dunia, Habib Hasan sempat menjadi imam salat tarawih. Pun pada imam salat tarawih kali ini berbeda dengan tahun lalu yang sempat menerapkan bangku.

“Pun tahun lalu tarawih pakai bangku, semalam ngga, ia sendiri,” ujar Habib Abdullah.

Saat disemayamkan Habib Hasan terkesan tersenyum dikarenakan meninggal dunia tetap melakukan ibadah salat dhuha dan berpuasa Ramadhon. Habib Hasan sudah berdakwah selama 30 tahun yang dimulainya sejak usia muda.

Beliau memang dakwahnya hampir 30 tahun, dari muda sampai ketika ini anak 7, tidak lepas untuk mengajak bagus. segala petunjuk-petunjuk husnul khatimah terang. Untuk mukanya demikian itu senyum, dapat ditanya orang yang mengamati. Luar biasa ini petunjuk bahwa orang yang dakwah meninggalnya demikian itu amat mudah sekali,” pungkas Habib Abdullah.

Sebelumnya, tersiar kabar Pimpinan Majelis Nurul Musthofa Habib Hasan bin Ja\\’far Assegaf meninggal dunia. Dia wafat di usia 47 tahun.

Dilihat Liputan6.com, kabar Habib Hasan meninggal disajikan Rabithah Alawiyah via akun resmi Instagram, @rabithah_alawiyah.

Rabithah Alawiyah pun menyajikan ucapan duka. Doa juga dipanjatkan bagi almarhum Habib Hasan.

\\”Segenap Keluarga Besar Rabithah Alawiyah ikut berduka cita atas wafatnya Habib Hasan bin Ja\\’far bin Umar Assegaf (Pimpinan Majelis Nurul Musthofa) pada hari Rabu, 13 Maret 2024,\\” demikian tulis Rabithah Alawiyah, Rabu (13/3/2024).